Rabu, 23 Oktober 2013

Karena Cinta



Bismillaah..

Topik siang itu kembali membicarakan orang-orang hebat, agar diri selalu termotivasi dan merasa tak ada apa-apanya.
Teh, teh aku baca tulisan di web ITB. Di situ ditulis tentang profil Mahasiswa ITB yang pertama memperoleh Ph.D Award. Hebat yah.. ceritaku penuh semangat.
Terus dia bilang di tulisannya, kuliah itu bukan melulu belajar, belajar, dan belajar. Organisasi itu perlu.. ucapku melanjutkan cerita.
Iya yah nif, hebat euy. Padahal waktu yang Allah kasih sama, 24 jam sehari.. Respon temanku sambil mengkerutkan dahi.
Iya teh aku juga heran :(
Orang-orang hebat biasanya 1 motivasi, 99 aksi nif. Kita itu terlalu santai untuk jadi nomer satu -_-
Iya teh, tapi aku bingung harus mulainya dari mana ya? Hehehe. Soalnya sepupu aku pernah bilang, dhan kamu teh cewe, kamu lebih banyak punya waktu di rumah. Aku aja cowo bisa, aku seringnya main PS, aku juga suka futsal, tapi satu, aku engga pernah lupa belajar.
Iya nif dulu juga aku suka belajar, soalnya suka banget sama geografi, baca buku engga cukup 1. Tapi yah berhubung takdir masukin aku nya ke biologi, jadi harus belajar dari awal soalnya nge-blank banget.
Hahaha mendinglah dulu suka belajar, aku mah boro-boro :D

Dari perkataan temanku ternyata mengandung jawaban untuk pertanyaan dalam hatiku. Kenapa mereka bisa hebat? Karena mereka belajar dengan cinta. Karena cinta menjadikan belajar adalah suatu hal yang menyenangkan dan bukan beban. Jika merasa salah jurusan gimana? Paksa aja. Karena cinta pun akan tumbuh karena paksaan, sedikit demi sedikit. #menaehati diri sendiri.

Aku pun sama, terkadang merasa salah jurusan, karena aku baru tau kemampuanku dimana setelah masuk kuliah ini. Tapi takdir Allah sungguh indah. Allah menyuruh kita untuk membuka mata, membaca berbagai hal tentang makhluk hidup, membaca alam dan kehidupan, membaca ayat-ayat kauniyah-Nya yang ini. Iqro’ bismirobbikalladzii kholaq.. *bacalah dengan menyebut nama Tuhan-mu yang Menciptakan. Bukankah kita sering terkagum-kagum ketika dosen menjelaskan tentang ciptaan-Nya? Tanpa kita sadari, cinta itu sebetulnya telah tumbuh, namun kita kurang merespon cinta tersebut untuk berjalan beriringan. Mungkin, hehehe..

Hayu sama-sama saling belajar dan terus saling mengingatkan ^^

Laa haula wa laa quwwata illa billaah..
Allahua’lam bish showab..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar